×
Untitled-1

BANDARJUDIQQ - JOKOWI : LEBIH SULIT KENDALIKAN MEDSOS DARIPADA MEDIA MASSA

JOKOWI : LEBIH SULIT KENDALIKAN MEDSOS DARIPADA MEDIA MASSA

BandarJudiQQ
Presiden Joko Widodo mengaku kesulitan dalam mengendalikan informasi yang beredar dimedia sosial. Kehadiran media sosial tersebut cukup memusingkan Joko Widodo karena tidak ada regulasi tegas dan kode etik yang memagarinya.

"Ketika Saya ditanya oleh beberapa negara, Jokowi media sosial di Indonesia kejam enggak? Kejam banget saya jawab. Ya negara memang bisa mengenendalikan mainstream media, tapi medsos tidak bisa. Semua negara enggak bisa kendalikan itu. Malaysia, Iran, Singapura. Saya juga kaget kok," kata Jokowi.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang cukup aktif dalam media sosial. Ini dapat dilihat hampir 50 persen warganya terkoneksi dengan internet. Jika orang menggunakan internet dengan hal yang positif, tentu saja itu akan memberikan dampak yang luar biasa. Tapi sebaliknya jika internet terutama media sosial digunakan untuk negatif, inilah yang bisa membawa dampak buruk bagi tatanan kehidupan sosial.

Menkominfo Rudiantara menambahkan, masalah yang terjadi di media sosial adalah fenomena yang terjadi di seluruh dunia. Setiap negara memiliki caranya tersendiri dalam mengatasi dampak buruk dari media sosial. "Ada negara yang pemerintah dan parlemennya mempunyai cara tersendiri dalam mengatasi hal ini dengan cara membuat undang-undang. Tapi ‎Kalau di kita membuat undang-undang khusus untuk meng-address hoax atau medsos itu perlu waktu," terangnya. 

"Makanya pemerintah tengah mengupaya diawal supaya dilakukan pembatasan. Apakah itu pembatasan akses bahkan sampai pernah di blok kalau memang perlu karena isinya membahayakan buat negara," jelasnya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.