×
Untitled-1

BANDARAJUDIQQ-KPK Kembali Amankan Rp 4,7 Miliar Dalam OTT Jambi

Bandarjudiqq

KPK Kembali Amankan Rp 4,7 Miliar Dalam OTT Jambi

Kasus korupsi memang tidak ada habisnya banyak pejabat-pejabat yang melakukan korupsi karna tawaran yang di berikan begitu menggiurkan oleh sebab itu banyak pejabat yang dengan mudah di sogok da menyebabkan hukum yang ada lebih memihak kepada orang yang memiliki banyak uang dan berkuasa walau masi ada beberapa yang jujur.

Baru-baru ini KPK menangkap 8 orang  yang diduga terkait kasus OTT yang ada di jambi dan mereka berhasil tertangkap tangan terkait dengan korupsi pengurus APBD namun setelah melakukan penyelidikan dan baru 4 orang dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangkah dalam kasus ini  dan KPK masi terus melakukan penyelidika untuk menyusung kasus ini hingga tuntas.

Pada operasi penyergapan secara sunyi tersebut pihak KPK bukan hanya mengamankan 8 orang mereka juga berhasil menemukan yang tunai miliaran rupiah awal penghiyungan KPK hanya menyatakan 1 miliar namun setelah dikumpulka di dihitung ulang ternyata total uang temun hampir  5 miliaran dan sudah di amankan oleh pihak KPK.

Uang tunai tersebut mencapai 4,7 miliar menurut  wakit ketua KPK dan dua dari antara mereka yang di tetapkan sebagai tersangkah  yaitu merupakan anggota DPRD provinsin Jambi dan mereka berdua akan terus di periksa oleh KPK agar dapat mencari siapa saja yang terkait dan berhubungan dengan kasus ini.

Pihak KPK menetapkan ke 4 orang tersebut sebagai tersangkah setelah mereka melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan selama hampir 1x24 jam dan disertai dengan gelar perkara.

Kesimpulan yang berhasil dikumpul kan yaitu mereka terkait kasus korupsi dengan menerima atau memberikan hadia atau janji terkait pengesahan RAPBD provinsi Jambi sehingga pihak KPK masi menyusut kasus ini agar dapat menuntaskan nya hingga selesai dan mencari orang-orang yang bersangkutan.

Ini lah penyebab banyak nya Korupsi yang ada di Indonesia selain banyak nya pemerintahan yangmudah di bayar dengan uang dan juga hukuman yang terlalu ringan bagi koruptor sehingga tidak ada efek jerah bagi mereka semua dan negara akan sulit maju karna keidak jujuran masyarakat dan pihak pemerintah.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.