Pemicu Serangan Jantung Bagi Wanita
![]() |
| bandarjudiqq |
Penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu bagi bagi pria maupun wanita di seluruh dunia. Namun data dari WHO menunjukkan bahwa gangguan ini lebih sering mengenai wanita daripada pria. Apalagi bagi wanita yang sebelumnya menderita penyakit seperti diabetes, obesitas, gagal jantung, gagal ginjal, depresi, dan stroke.
Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun
Jika kamu mengalami pubertas sebelum usia 12 tahun, kamu berisiko besar untuk terkena penyakit jantung. Penelitian menjelaskan bahwa hal ini terkait dengan produksi estrogen yang bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah dan stroke.
Konsumsi obat diet
Efek buruk dari obat diet ternyata bisa mengenai jantung. Sebabnya pil diet akan meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung yang kemudian memberi tekanan berlebih di jantungmu. Jika berlangsung dalam waktu lama maka akan menyebabkan kerusakan permanen di jantung.
Kehamilan
Ya! Adanya bayi di dalam tubuh akan memberikan pekerjaan ekstra pada sistem peredaran darah. Jantung akan bekerja ekstra keras dan volume darah berlipat ganda saat kamu hamil. Apalagi jika kamu menderita diabetes gestasional, hipertensi atau preeklampsia selama kehamilan.
Konsumsi minuman beralkohol
Bagi kamu yang memiliki kebiasaan buruk untuk konsumsi minuman beralkohol, maka hentikan kebiasaan ini. Sebabnya mereka yang doyan konsumsi minuman beralkohol berada pada risiko tinggi untuk terkena penyakit jantung.
Menderita penyakit yang terkait peradangan
Penyakit peradangan seperti Rheumatoid arthritis cenderung akan menempatkan wanita pada risiko tinggi terkena penyakit jantung. Sebab penyakit ini bisa menyebabkan peradangan di tubuh dan merusak pembuluh darah yang kemudian menyebabkan terbentuknya plak.
Kesepian
Kamu yang sering merasa kesepian dan terisolasi secara sosial memiliki risiko kena penyakit jantung lebih tinggi 30% daripada yang tidak. Maka bagi kamu yang anti sosial, sebaiknya berkumpulah dengan orang-orang yang membawa pengaruh positif pada dirimu.
Depresi
Depresi menjadi faktor lain yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebab bila kamu mengalami depresi, hormon stres atau kortisol akan meningkat yang disertai dengan risiko penyakit demikian.


Tidak ada komentar: