Cara Mudah Membaca Ekspresi Wajah
![]() |
| bandarjudiqq |
Cara Mudah Membaca Ekspresi Wajah
Hubungan antara emosi dan ekspresi
Bapak evolusi, Charles Darwin adalah orang pertama yang menyadari bahwa ekspresi wajah dari emosi tertentu bersifat umum. Studi telah menunjukkan bahwa ketika emosi terangsang secara spontan mampu menghasilkan raut wajah tertentu yang merepresentasikan. Hal ini juga telah diteliti pada makhluk selain manusia, terutama primata semacam simpanse.
Bahagia
Muka yang menunjukkan rasa bahagia atau senang menampilkan senyum dengan beberapa gigi yang tampak dengan beberapa kerut di bagian ujung bibir dan hidung. Pipi cenderung sedikit melambung naik juga kerutan di bagian bawah kelopak mata. Kalo pura-pura bahagia gampang kok buat dideteksi. Misalnya nih kalo senyum tapi nggak ada bagian otot mata yang terlibah nah itu lagi pura-pura bahagia.
Sedih
Alis yang ditarik ke dalam dan naik serta kulit di bawahnya mengerucut membentuk segitiga adalah pertanda ekspresi sedih. Tentunya dengan bibir yang ditekuk ke bawah alias manyun. Penelitian menunjukkan kalo emosi jenis satu ini adalah yang paling sulit untuk dipalsukan.
Tidak Senang
Bisa jadi marah, kaget atau merasa terhina. Indikasinya adalah sikap tubuh yang tidak nyaman dan ekspresi muka agak sinis seperti alis dan bibir yang dinaikkan sebelah, kedua sisinya atau gerakan sama secara keseluruhan.
Konfirmasi
Nah, setelah diteliti, ternyata lo emang merasakan emosi lawan bicara dalam ekspresi tertentu. Tapi bukan berarti harus dikonfrontasi. Justru coba informasikan tafsiran lo secara baik-baik. Lo juga harus sabar. Cuma karena lo bisa baca ekspresinya, bukan berarti lo berhak untuk mengambil langkah lebih jauh kayak nanya “lo marah ya?”. Cobalah maju perlahan dan bertahap.
Jangan sembarang asumsi
Ada beberapa jenis emosi yang nggak sesuai dengan ekspresinya. Ini bukan berarti orang tersebut berbohong. Tapi jujur dengan perasaan sendiri memang sulit dilakukan. Oleh sebab itu, lo jangan keburu berasumsi sebelum tau semuanya dengan pasti.
Perbedaan Budaya
Terakhir, karena kita hidup dalam budaya yang majemuk, ada baiknya ini tetap dijadikan landasan sebelum mengambil kesimpulan. Contohnya, orang Asia mengekspresikan emosi dengan fokus pada bagian mata, sedangkan dibarat lainnya halnya, yaitu dengan alis dan mulut. Hal-hal seperti ini harusnya dipelajari terlebih dahulu sebelum melakukan komunikasi.


Tidak ada komentar: