×
Untitled-1

BandarJudiQQ : Warga Pantai Santolo Minta Polisi Segera Tangkap Pemalak Wisatawan



BandarJudiQQ Wisatawan dari Karawang dipalak oleh oknum warga ketika mengunjungi Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Peristiwa ini sempat menjadi perbincangan dikarenakan videonya tersebar di media sosial. 

Warga yang tinggal di Kawasan Pantai Santolo, Garut berharap sejumlah oknum yang memalak wisatawan segera ditangkap polisi. 

Tresna(22) salah satu warga Pantai Santolo, mengungkapkan kejadian ini sering terjadi setiap tahunnya."Saya takutnya para wisatawan menjadi tidak nyaman di Pantai Santolo jika terus menerus menerima palakan," jelasnya di Jalan Subyadinata, Garut, Selasa(30/4). 

Dia menambahkan tiket masuk ke Pantai Santolo adalah Rp 20ribu. Jumlah ini sudah termasuk biaya masuk, kebersihan dan biaya parkir kendaraan. Namun dengan adanya oknum warga yang melakukan palak, terkadang wisatawan sampai mengeluarkan uang sebesar Rp 100ribu. 

Oknum ini darang dari kampung tetangga di kawasan Santolo yang berdatangan ketika Pantai Santolo banyak didatangi wisatawan. 

"Bisa dimintai sampai Rp 100rb. Dimana seharunya dengan biaya Rp 20rb sudah bisa masuk," ucap Tresna. 

Dirinya berharap oknum warga yang melakukan palak terhadap wisatawan segera ditangkap polisi. Tujuannya agar wisatawan lebih nyaman ketika berkunjung ke pantai Santolo. 

"Kalau bisa ya ditangkap, karena bersifat menggangu kenyamanan para wisatawan," jelas Tresna. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Karso(41) warga Mancagahar, Pamengpeuk. Karso berharap pemerintahan berwenang dapat menertibkan kawasan wisata supaya para wisatawan yang berkunjung menjadi lebih  nyaman. 

"Sebaiknya ditertibkan, masyarakatnya harus benar-benar siap. Jika hal ini terjadi terus bagaimana objek pariwisata di Garut bisa maju. Katanya Garut itu kan kota wisata," ucap Karso ketika dihubungi. 

Karsi memberikan saran supaya masyarakat diberikan edukasi sadar wisata. Agar masyarakat yang tinggal disekitar kawasan wisata bisa mendirikan usaha mencari uang tanpa merugikan wisatawan."Bisa diajari untuk berjualan, ataupun membuat dan memanfaatkan kerajinan hasil alam yang ada di sekitar," ucap karso.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.