×
Untitled-1

BandarJudiQQ : Unik, Pasar di Lembang ini hanya Buka Saat Bulan Purnama



BandarJudiQQ Suasana di Kampung Areng, desa Wangunsari, Lembang, Kabupaten Bandung Barat terlihat sangat ramai. Segelintir warga terlihat lalulalang diantara deretan gerai yang dibangun dari bahan bambu. Inilah kondisi ketika Pasar Purnama dibuka, Sabtu(18/5). 

Sesuai dengan namanya Pasar Purnama, pasar ini hanya diadakan ketika bulan purnama. Perhelatan ini merupakan yang kedua kali, sebelumnya pertama kali diadakan ketika terjadi Gerhana Bulan Total tahun 2018 lalu. 

Berdasarkan pemantauan, pasar ini menjual berbagai macam barang, mulai dari ketan bakar, susu murni, berbagai masakan tradisional, dan juga ada produk kerajinan tangan. 

Menariknya, pengunjung tidak hanya dimanjakan dengan wisata kuliner dan belanja disini. Para pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai fenomena luar angkasa dengan Observatorium Mini, Imah Noong yang didirikan oleh Hendro Setyanto. 

"Ini adalah pengembangan kampung eduwisata, setelah ada Imah Noong kita juga ada Musalatorium, kemudian kita ingin mengajak para warga untuk menikmati ini sehingga dibukalah Pasar Purnama ini," ucap Hendro ketika dimintai keterangan, Sabtu(18/5). 

Hendro yang merupakan seorang peneliti astronomi ini, mengatakan konsep awal digelarnya Pasar Purnama adalah untuk mengajak warga menikmati indahnya malam dibawah sinar bulan purnama, tanpa ada penerangan dari lampu. 

"Kita bangun gerainya menggunakan bahan Bambu, kita inginnya penerangan memakai cempor, jadi susasanya seperti kampung zaman dulu, namun untuk saat ini sedang dilakukan secara bertahap," ucapnya. 

Terkait dengan pemilihan waktu diselenggarakan pasar ini, Hendro mengatakan tidak setiap bulan purnama pasar ini digelar. Karena, pergelaran pasar disesuaikan dengan waktu libur. 

"Kalau misalnya purnamanya di malam selasa, besoknya kan warga tidak libur, jika purnamanya hari Sabtu, kan besoknya hari libur, warga juga bisa beristirahat," ucapnya. 

Di malam purnama lainnya, Hendro menambahkan, biasanya dia dan beberapa temannya dari IA-ITB dan Alumni ITB '93 mengadakan diskusi dan ngawangkong.

"Biasanya di bawah bulan Purnama kita lakukan diskusi sambil ngemil kacang, kemarin temanya mengenai kopi, pesertanya antusias, ada peneliti kopi, pengusaha serta importir kopi, jika ada yang ingin bergabung, silahkan saja," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.