×
Untitled-1

Kerugian Akibat Dari Guncangan Gempah Di Banten

Bandarjudiqq

Gempah Bumi Mengguncang Banten

Indonesia memang merupakan wilaya yang paling rawan terkena gembah bumi hal tersebut karna letak geografis nya sehingga bencana seperti gempa bumi terjadi di indonesia bukan lah hal baru yang terjadi karna sudah banyak wilaya indonesia yang sering di hantam oleh bencana gempah dan tidak ada solusi atau jalan keluar untuk mencega bencana tersebut terjadi dan menyelamatkan masyarakat dan masyarakat hanya di himbau untuk mencari perlindungan ketika  terjadi gempah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memverifikasi data dampak kerusakan akibat gempa berkekuatan 6,1 skala Richter yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa, 23 Januari 2018 lalu. Hasil verifikasi data sementara menunjukan, nilai kerugian materil mencapai lebih dari Rp 7 miliar.Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Pendopo Negara Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi.

"Dari hasil verifikasi data sementara, diketahui total kerugian mencapai Rp 7.490.863.000," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani di sela rapat koordinasiHingga saat ini, BPBD baru menverifikasi data dampak bencana di 33 kecamatan, dari total 45 kecamatan yang terdampak. Hasilnya, diketahui total bangunan rumah yang rusak berjumlah 6.339 unit. Rinciannya, 831 rusak berat, 2.083 rusak sedang, dan 3.425 rusak ringan.

Adapun sarana prasana, dan fasilitas umum serta sosial yang rusak mencapai 79 unit. Di antaranya terdiri dari bangunan sekolah, jalan, dan rumah ibadah."Total warga yang terdampak mencapai 4.569 jiwa dari 1.314 kepala keluarga," tambah Usman.Posko pengungsian dipusatkan di empat wilayah kecamatan yang paling terdampak, yakni Kecamatan Kabandungan, Cikakak, Pabuaran, Kabandungan, dan Bojonggenteng. Tidak semua warga yang terdampak gempa mengungsi di posko, lebih banyak yang tinggal sementara di rumah kerabat.

Untuk berngungsi sejenak karna rumah mereka banyak yang rusak dan mereka takut gempa susulan akan terjadi dan malah mengancam nyawa atau keselamatan dari keluarganya sehingga tidak menempati rumah mereka tersebut. Pemerintah sudah mengirim bantuan untuk para korban dan juga pengungsi agar dapat menjamin kesehatan dan juga pasokan makanan 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.