×
Untitled-1

Aksi Teroris Di Gereja Khatolik Di Surabaya Yang Tragis

Bandarjudiqq

Aksi Bom Tragis Di Gereja Surabaya

Baru Kemarin pagi ada aksi terorisme yang sangat menyentu hati karna aksi tersebut di lakukan di tempat beribada atau di sebuah gereja yang ada di surabaya, dalam peristiwa tersebut bom meledak dan memakan banyak korban jiwa dan tidak sedikit yang mengalami luka-luka akubat ledakan bom di  gereja tersebut.

Banyak golongan masyarakat yang turut berduka dan ikut sedih dengan peristiwa tersebut dan tidak sedikit yang memberi karangan bunga seperti Tujuh karangan bunga duka cita, dipajang di Taman Samarendah, kawasan Jalan Basuki Rahmad, sejak sore ini tadi. Taman Samarendah, memang menjadi salah satu taman yang ramai dikunjungi tiap sore hari.

Warga mengutuk aksi terorisme yang bikin rusuh penjara mako Brimob hingga kejadian terbaru pagi tadi, di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur. Mereka pun menyatakan dukungannya terhadap Polri.

"Mengerikan ya aksi orang-orang itu. Nggak lama yang di markas Brimob, ada lagi di Surabaya tadi pagi. Kami mengutuklah pelakunya," kata Andini (36), warga Jalan Ahmad Yani II, saat ditemui di kawasan Taman Samarendah, Minggu (13/5) malam.

Tidak hanya melalui televisi, Andini mengaku terus memantau pemberitaan aksi teror bom di Surabaya, melalui internet. "Dari pagi tadi sudah breaking news. Ini saya ikutin terus dari website berita ya. Turut berduka, sudah lebih 10 orang meninggal kan?" ungkap Andini.

Yogi (43), warga lainnya di Taman Samarendah mengatakan, ledakan bom di Surabaya, mengingatkan dia kejadian bom di depan Gereja Oikumene, 11 November 2016 lalu.

"Jadi ingat yang di Oikumene mas. Mudah-mudahan kejadian yang di Surabaya adalah yang terakhir. Jangan ada lagi aksi teroris. Kasihan warga nggak berdosa dan tentu juga anak-anak, jadi trauma," ungkap Yogi.

"Kami dukung polisi segera mengungkap dan menangkap pelakunya. Kalau perlu, sinergi dengan TNI. Karena menurut saya aksi terorisme ini jadi ancaman bagi negara mas," terang Yogi.

Polda Kaltim sendiri hari ini menetapkan status siaga 1 bagi seluruh Polres dan Polsek jajaran, di Kalimantan Timur. Anggota Polri diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Selain itu, kepolisian juga meminta warga tidak takut aksi teror

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.