Perebutan Kursi RI 1 Bagi Calan Presiden
![]() |
| Bandarjudiqq |
Kursi RI 1
Kursi RI 1 memang menjadi idaman dan impian banyak orang namuan untuk mendapatkan posisi tersebut tidak lah mudah karna banyak yang harus di lewati dan memiliki banyak saingat agar menjadi RI 1 dan pastinya memiliki kemampuan yang dapat mengubah negara menjadi lebih baik agar pilihan masyarakat tidak salah dan dapat membawa perubahan agar negara menjadi lebih baik.
Untuk menghadapi pemlu tahun depan pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat nomor urut 1 setelah melakukan pengundian di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (21/9) malam. Penantangnya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat nomor urut 2.
Rangkaian pengundian nomor urut dimulai dengan pengambilan nomor urut undian yang dilakukan oleh para cawapres. Ada 10 bola berisi angka 1 sampai dengan 10. Cawapres Sandiaga dan Cawapres Ma'ruf Amin maju mengambil satu bola dari dalam toples secara bersamaan. Setelah dibuka, Sandi mendapat nomor 1, sedangkan Ma'ruf mendapat nomor 10.
Karena Sandi mendapat nomor 1, Prabowo berhak mengambil nomor urut terlebih dahulu. Prabowo kemudian mengambil satu tabung, sebelum Prabowo sempat membuka tabung, Ma'ruf sempat membaca doa yang ditanggapi amin oleh para hadirin. Capres Jokowi kemudian mengambil tabung yang tersisa.
Saat dibuka, secara bersamaan, Prabowo mendapat kertas bertuliskan angka nomor 2 dan Jokowi mendapat nomor urut 1, kerta yang di dpaat merupakan nomor urut yang di gunakan untuk pemilu agar menjadi identitas pemilihan.
"Nomor 1 pasangan Bapak Jokowi dan Bapak Kiai Ma'ruf Amin. Nomor 2 Bapak Prabowo dan Sandiaga Salahuddin Uno,yang akan mnejadi calon Presiden dan wakil nya mereka mendapat no urut mereka" kata Ketua KPU Arief Budiman.
Para pimpinan partai yang hadir bersorak dan bertepuk tangan. Ketua KPU dan komisioner KPU kemudian menyerahkan plakat yang berisi nomor urut kepada kedua pasangan capres-cawapres.
Sebelum melihat hasil yang akan di dapat dari kedua kanidat kita akan di berikan visi misi kerja yang dapat kita nilai mana yang baik untuk di pilih sesuai progres yang kita inginkan sehingga tidak salah dalam mengambil keputusan memilih Presiden kedepan nya


Tidak ada komentar: