×
Untitled-1

BandarJudiQQ : 478 Ruang Kelas di Serang Rusak Berat



BandarJudiQQ Pusat Telaah Informasi Regional (Pattiro) mengatkan komitmen pembangunan pendidikan di Kabupaten Serang tidak sejalan dengan implementasi yang ada di lapangan. Berdasarkan hasil kajian data pokok pendidikan (dapodik) 2018, daerah Serang mempunyai 555 ruang kelas yang rusak sedang dan sebanyak 478 ruangan rusak berat. 

Tidak hanya itu, target penyelesaian pembangunan yang tertulis dalam RPJMD 2016-2021 Pemkab juga tidak tercapai. Di tahun 2016, ada target sebanyak 208 ruangan yang ingin dibangun namun hanya terealisasi sebanyak 160 ruang kelas. Lalu di tahun 2017 yang ditargetkan 195 ruangan namun ada alokasi 284 ruangan dalam rencana kerja Dinas Pendidikan dan tahun 2018 sebanyak 326 ruangan. Namun semua target ini belum juga terealisasikan. 

"Namun semua ini belum terealisasi dengan baik dalam pengerjaannya," ucap Bahrul Alam, selaku Anggota Pattiro Banten dan juga peneliti Sekolah aman, dalam penyampaiannya ke wartawan di Serang, Jum'at(25/1). 

Dari semua target ini, katanya di tahun 2016 hanya tercapai 51 persen pembangunannya, tahun 2017 76 persen yang diselesaikan. Bahkan, di 3 tahun terakhir ini terjadi penurunan anggaran rehabilitasi untuk perbaikan ruangan kelas yang rusak. 

"Anggaran setiap tahunnya terus menurun, diperkirakan membutuhkan waktu 9 tahun untuk merehab dan membangun. Bahkan mungkin bisa lebih lama lagi menggingat akan bertambahnya ruangan yang rusak setiap tahun," ucapnya. 

Dia menilai, bahwa ada masalah dalam tata kelola pembangunan pendidikan dasar di Kabupaten Serang. Adanya ketidakakuratan dalam data, keterlambatan dalam pembangunan dan pengusulan rehabilitasi serta proses pembangunan yang kurang akurat. 

Diperlukan strategi khusus katanya dalam mempercepat perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan di kabupaten Serang. Jika tidak maka akan lebih banyak lagi sekolah yang rusak karena usia pembangunan dan pemeliharaan yang kurang baik. 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.