×
Untitled-1

BandarJudiQQ : Belasan Desa di Pasuruan Terendam, Warga Mengharapkan Bantuan Dari Pemerintah



BandarJudiQQ Sebanyak belasan desa di Kabupaten Pasuruan kembali mengalami banjir. Banjir ini berasal dari luapan sejumlah sungai yang tidak mampu menampung derasnya hujan. 

Banjir diketahui melanda 8 desa di kecamatan Rejoso, yaitu Rejoso Lor, Kedungbako, Toyaning, Kawisrejo,  Sadengrej,  Sambirejo,  Patuguran, dan Rejoso Kidul. 

Di ke-8 desa ini, ketinggian banjirnya antara 30-60 cm. Jalan desa dan juga rumah warga yang berada di daerah yang lebih rendah sudah terendam banjir. 

Di kecamatan Grati, Banjir juga melanda Desa Kedawung Wetan dan desa Kedawung Kulon. Ketinggian air dikedua desa ini antara 20-40 cm. Ada juga desa Bandaran, di kecamatan Winongan yang ketinggiannya juga antyara 20-40 cm. Luapan sungai juga merendam sejumlah jalan yang mengakibatkan terganggunya aktivitas warga. 

Selain di sejumlah desa diatas, dua desa di Kecamatan Gondangwetan juga terendam banjir akibat luapan sungai. Namun banjir di kecamatan Gondangwetan ini sudah surut sejak dini hari tadi. Warga di desa ini masih disibukkan dengan membersihkan rumah dari material lumpur yang tertinggal akibat banjir. 

Banjir yang merendam belasan desa ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas warga. Misalnya di Desa Sadengrejo yang berdampak paling parah, kebanyakkan warga sudah menyelamatkan diri ke overpass tol. 

"Sekolah-sekolah di desa juga terendam, terutama di Sadengrejo, sehingga semua siswa diliburkan," ucap Diah Wahyuni, warga Rejoso.

Jumlah warga yang mengalami dampak banjir di Desa Sadengrejo mencapai 3.000 jiwa. Mereka sangat mengharapkan bantuan yamg datang dari pemerintah. 

"Barangkali ada bantuan misalnya nasibungkus, mie instan, roti ataupun kebutuhan lainnya, kami akan sangat terbantu," ucap Hudan Dardiri, salah seorang warga Desa Sadengrejo. 

Banjir di sejumlah desa di Kabupaten Pasuruan ini sudah terjadi semenjak hari Kamis(17/1). Dikarenakan terjadi hujan kembali dengan intensitas sedang pada hari Jum'at(18/1) sore, mengakibatkan sungai-sungai kembali meluap dan merendam pemukiman. Desa yang terdampak banjirpun semakin bertambah sejak terjadinya hujan ini. 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.