BandarJudiQQ : Mahasiswa Unbaja Sulap Limbah Minyak Jelantah Jadi Karbol Ramah Lingkungan
Berawal dari tugas praktik kuliah, sekelompok mahasiswa di Universitas Banten Jaya (Unbaja) berhasil mengubah limbah minyak jelantah menjadi karbol yang ramah lingkungan. Hasil dari produk ini lalu di jual di sekitaran kota Serang bahkan terjual sampai keluar kota.
Inovasi ini bermula dari lima orang mahasiswa dari jurusan Tekhnik Lingkungan Unbaja. Bersama bimbingan dosen, mereka diminta untuk melakukan riset pembuatan karbol dari limbah namun yang tidak membahayakan.
Dari inilah, lima mahasiswa yang bernama Indra Aviatna, Ahlan Badra, Irfan Alfandiana, Popo Kusmayanti, dan Ita Solihati memanfaatkan minyak goreng bekas. Mereka lalu menggunakan riset dengan memanfaatkan buah mengkudu, dan kulit jeruk untuk dijadikan karbol. Hasilnya, terciptalah karboling atau karbol lingkungan yang ramah dan sehat lingkungan.
"Perbedaanya dengan karbol biasa, karbol ini diolah dari limbah minyak jelantah, dari yang tadinya dibuang begitu saja, sekarang menjadi bermanfaat," ucap Fitriyah ketika ditanyai di Kota Serang, Banten, Jum'at(8/2).
Fitriyah yang juga merupakan seorang dosen pembimbing ini meminta para mahasiswa agar berinovasi memanfaatkan limbah. Lalu terpikirkanlah menggunakan minyak bekas yang selalu dibuang sembarangan oleh kaum ibu rumah tangga. Campuran berupa buah mengkudu dipilih dikarenakan buah ini melimpah di daerah Serang dan juga jarang digunakan. Selain itu, buah ini juga dapat berfungsi sebagai penjernih minyak bekas yang dimana warnanya adalah warna hitam.
"Makanya kami memanfaatkan sesuatu menjadi berguna. Dalam jumlah yang besar minyak jelantah ini dapat mencemari lingkungan. Apalagi bila minyak ini dibuang ke tanah," ucapnya.
Sebagai bahan tambahan, mereka lalu menambahkan kulit jeruk. Ini digunakan agar aromanya menjadi wangi. Semua bahan dasar karboling ini dibuat dengan bahan yang ramah terhadap lingkungan.
Karbol ini sudah resmi menjadi produk dari mahasiswa Unbaja. Pihak Kampus lalu membuat sebuah tim agar Karboling ini dapat digunakan oleh orang banyak. Mereka mempercantik bungkusan dari karbol ini dan kemudian dijual secara online.
Hasilnya, karboling yang perbungkusnya dijual dengan harga 7 ribu ini, laku terjual di lingkungan kampus. Dijual ke keluarga dari mahasiswa, dan juga ada permintaan dari daerah Cirebon.
"Kedepannya akan kita kembangkan, akan kita buat bungkusan yang lebih cantik. Ada perkembangan dari produk oleh karena itu kita membuat tim yang namanya karakterpreneurship untuk memasarkan ini dan produk-produk lain di kampus," ucapnya.
Karboling ini nantinya juga akan dipamerkan di pekan kreativitas mahasiswa se Banten. Harapannya produk ini dapat menjadi juara dan jadi karbol alternatif yang ramah lingkungan dan tidak berbahaya.

Tidak ada komentar: