×
Untitled-1

BandarJudiQQ : Rekontruksi Pembuangan Koper Dalam Mayat, Sungguh Tega



BandarJudiQQ Tim gabungan yang dipimpin oleh Kasibdit Jatanras Polda Jatim sampai di Jembatan Desa Karanggondang, Udanawu, Kabupaten Blitar. Satu mobil rantis terlihat berada di tengah iring-iringan kendaraan polisi yang ke lokasi. 

Ternyata didalam mobil rantis ini terdapat pelaku Aris Sugianto(34) dan Azis Prakoso(23) yang menuju ke lokasi rekontruksi di wilayah Kabupaten Blitar. Begitu rantis dikeluarkan, kedua pelaku terlihat berjalan tertatih. Mereka berdua kemudian dituntun menuju ke bagian selatan jembatan. 

Satu adegan reka ulang pembuangan mayat dalam koper mereka praktekkan. Yaitu adegan ke 30. Dengan diarahkan Aris, Azis memberhentikan sepeda motor milik Budi diatas Jembatan Karanggondang. Mereka lalu melempar koper yang dalamnya berisi mayat korban Budi ke dalam sungai. 

Kedua tersangka ini ternyata tidak melemparkan koper melalui atas jembatan. Melainkan mereka melemparnya dari jalan setapak di sisi selatan jembatan. Tujuan awal mereka akan membuang koper ini kedalam sungai. Namun dikarenakan berat dan besarnya koper, ketika mengangkat pegangannya patah. Sehingga koper hanya berhasil terlempar kebawah sekitar 10 meter jauhnya. 

Aris, salah seorang pelaku terlihat terus menunjukkan raut muka menangis. Terlihat beberapa kali Aris sesenggukan dan menunduk.  Aris juga terlihat beberapa kali melihat tajam koper yang dibawanya bersama dengan Azis. Dan Azis hanya menunduk diam ketika membawa motor Scoppy dan diberhentikan Aris. 

AKBP Leonard Sinambela, selaku Kasubdit Jatanras III Polda Jatim mengatakan untuk wilayah hukum Polresta Blitar, reka ulang akan dilakukan di dua tempat. 

"Pertama disini dulu sekitaran jembatan. Di tempat ini mereka berdua membuang koper yang berisi mayat korban tanpa kepala. Setelah darisini, baru dilakukan dirumah tersangka Aris Sugianto," ucap  Leonard kepada wartawan di tempat rekonstruksi jembatan, Rabu (24/4/).

Sementara itu, sambil kedua pelaku melakukan rekontruksi mayat dalam koper, warga sekitar berteriak-teriak. Ada yang mengolok, ada juga yang berusaha untuk mendekat ke lokasi.  Namun petugas selalu bersiap untuk melakukan pengamanan.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.