BandarJudiQQ : Pria Yang Bonyok Dipukuli Keluarga Caleg Tidak Terbukti Ganda Coblos
BandarJudiQQ Pria asal Serang bonyok dipukuli oleh sejumlah orang setelah dituduh melakukan coblos dua kali di TPS yang berbeda. Bawaslu mengungkapkan tuduhan ini tidak terbukti kebenarannya.
"Hasil pengawasan kami di lokasi, tuduhan ini tidak terbukti. Karena tidak ada saksi yang melihatnya secara jelas," ucap Rudi Hartono, selaku Komisioner Bawaslu Kota Serang ketika dimintai keterangan, Kamis(25/4).
Pria yang bonyok dipukuli warga itu bernama Suwandi(26). Menurut Suwandi, yang memukul dia adalah keluarga caleg.
Tim bawaslu juga sempat melakukan pemeriksaan terkait dengan tuduhan melakukan pencoblosan ganda itu. Petugas melakukan pengecekan ke TPS yang menjadi tempat Suwandi memilih. Namun, bukti bahwa pria itu melakukan coblos ganda tidak ditemukan.
Selain itu, TPS dimana korban memilih cukup berdekatan jaraknya. Korban memilih di TPS 53 Lingkungan Cikepu dan dia dituduh melakukan pencoblosan ganda di TPS 93. Memang dikatakan sempat terjadi keributan di TPS akibat adanya tuduhan ini.
"Kita indikasinya memastikan benar tidak terjadi pemilihan sebanyak dua kali. Setelah dilakukan investigasi dilapangan hasilnya tidak terbukti," ucapnya.
Pihak Bawaslu sendiri tidak ikut campur dengan urusan pidana ini jika korban melakukan pengaduan hal ini ke kepolisian. Bawaslu menyerahkan semua hal ini ke pihak penegak hukum.
Sebelumnya, Suwandi dituduh melakukan pencoblosan ganda oleh keluarga caleg. Dirinya lalu dipukuli sampai babak belur di dekat TPS 93 Kota Serang. Yang ia tahu, pemukulnya menurutnya adalah tetangganya sendiri dan merupakan keluarga caleg. Dirinya mengelak melakukan coblos sebanyak dua kali di 2 TPS yang berbeda.
"Ngak terima katanya saya nyoblos sebanyak dua kali. Namanya saudaranya ikut nyalon. Padahal hanya tetangga yang beda RT," ucapnya.
Pemukulan ini lalu dilaporkan oleh korban ke Polres Kota Serang pada Selasa(23/4) Malam.

Tidak ada komentar: